Vagina Terasa Seperti Terbakar Masa Berhubungan Intim, Bisa Oleh sebab itu Ini Penyebabnya

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Tersedia banyak cara agar ikatan intim bersama suami menyentuh klimaks dan tujuan. Misalnya, jika ingin punya anak laki-laki, pasutri disarankan menggandakan konsumsi daging. Jika mau mendapat anak perempuan, sering-seringlah makan sayuran. Jika muak dengan sebuah gaya bercinta, jangan ragu untuk menjajal gaya lain bersama suami.

Namun, ada kalanya masa melakukan hubungan intim, perempuan kesakitan. Rasa sakit itu disebabkan oleh memar dan sensasi luka bakar pada vagina.

Menurut dr. Boyke Dian Nugraha SpOG, MARS (61), memar dan persepsi seperti terbakar biasanya berlaku pada pasangan yang mengenai seks tanpa melakukan pemanasan alias foreplay .

“Foreplay atau pemanasan sebelum melakukan hubungan intim sangat penting buat melumasi organ intim pedusi. Jika tidak dilakukan, vagina terasa seperti terbakar, biasa, dan pedih seperti disayat-sayat silet. Menjelang menopause bagian intim perempuan biasanya terasa kering. Jika fase menopause masih jauh tapi bagian intim Anda terasa biasa, Anda perlu konsultasi pada dokter. Biasanya, dokter akan memberi salep, ” urai Boyke kepada tabloidbintang. com di Jakarta Selatan, kurang waktu lalu.

Boyke memasukkan, problem lain yang sering dirasakan perempuan saat mengabulkan hubungan intim, nyeri punggung.

“Kalau gaya bercinta Anda terlalu ekstrem, biasanya berdampak pada nyeri punggung. Misalnya, mempraktikan doggy style dengan membuat posisi istri datang membungkuk lantaran tertindih badan suami yang gendut. Tubuh (khususnya punggung) istri menahan beban terlalu berat sehingga memicu nyeri punggung, ” pungkas dia.

Rekomendasi

Related Post