Rencana Camel Petir Soal Kesibukan Barunya di Dunia Politik

Rencana Camel Petir Soal Kesibukan Barunya di Dunia Politik

TABLOIDBINTANG. COM   –  Penyanyi dan politikus Camel Geledek kini punya kesibukan baru. Bukan hanya sibuk beraktivitas di partai politik, pemilik nama lengkap Camelia Panduwinata Lubis itu juga menjabat sebagai Bendahara Umum di organisasi yang bernama KITA (Kerapatan Indonesia Tanah Air).

Bertepatan dengan Hari Ikrar Pemuda, Camel bersama KITA menghelat Munas (Musyawarah Nasional) di Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10). Di Munas tersebut, Camel juga sekaligus berperan sebagai Kepala Panitia Penyelenggara.

“Munas ini diikuti oleh perwakilan dari sejumlah wilayah di Indonesia. Ada dari Medan, Banten, Cirebon, Jogjakarta, Pontianak, Papua, Bandung, Kupang, dan Jakarta. Di Munas ini KITA mengemas program yang bakal dijalankan oleh seluruh anggota. Para perwakilan daerah akan mendatangkan program tersebut ke daerahnya masing-masing, ” ujar Camel, di selat Munas.

Camel Petir mengungkapkan harapannya agar ke depan KITA dengan diketuai KH Maman Imanulhaq & Sekjen Ayeb Zaki tersebut mampu menjadi semacam mitra bagi negeri dalam membangun negara ke pedoman yang lebih baik lagi. Camel yang dikenal sebagai seorang artis, politikus, dan pengusaha di tempat alat berat ini pun optimistis, pemerintah Indonesia ke depan bisa lebih sukses dalam membangun bani.

Camel bercerita, di sela kegiatan Munas, para peserta juga diajak berlaku kaki dari Hotel Grand Preanger Jalan Asia Afrika menuju Gedung Majestik di Jalan Braga, di dalam kegiatan yang bertema “Historical Walk at Asia Afrika”.

“Munas ini digelar sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan 100 tahun Gedung Majestik. Kita juga melakukan Historical Walk at Asia Afrika. Karena seolah-olah yang kita ketahui, Jalan Asia Afrika di Bandung menyimpan cerita masa lalu Bangsa, ” tutur lulusan S2 Komunikasi Politik kelahiran Medan, 27 Oktober 1985 tersebut.

Perempuan yang pernah menjadi Duta Halus Budaya Asean di Kamboja untuk Indonesia dan Sekerataris logistik Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin ini berharap, dari Munas yang baru pertama kali digelar ini nantinya bakal terus eksis demi kebangkitan bangsa.

“KITA hadir dalam samping pemerintah untuk mendukung upaya dalam membangun bangsa. Ini ialah momen yang tepat, apalagi dalam momen Hari Sumpah Pemuda. Hendaknya kita semua bisa bersatu serta menyamakan visi, agar bangsa Indonesia bisa lebih baik lagi ke depannya, ” pungkas Camel Geledek.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umun KITA, KH Maman Imanulhaq, melahirkan Munas ini membahas visi Indonesia KITA, refleksi satu tahun Jokowi-Amin, serta mendengar laporan dari 45 Dewan Perwakilan KITA dari segenap Indonesia. Laporan akan disampaikan peserta dari Medan, Banten, Cirebon, Jogjakarta, Pontianak, Papua, Bandung, Kupang, serta Jakarta.

Sementara itu Ketua Majelis Kebijakan KITA, Taufik Rahzen, menyampaikan bahwa ini wacana budaya bertema “Menenun Keselarasan Besar: KITA, Cita, Cipta”.

Taufik Rahzen menyatakan, saat ini marga Indonesia sedang menenun kembali kesadarannya. Kain sosial yang digunakan selama ini, kian lusuh dan tersobek. Kain budaya yang dirajut mendarat temurun dari generasi ke generasi, kini terbilas oleh wabah, kotor oleh kecemasan dan kehilangan duga. Putus asa, kita membutuhkan pakaian yang baru.

“Kita hadir di tempat ini, sesungguhnya sedang menenun kembali kesadaran baru, dengan corak serta pola yang belum ada bentuknya. Pola yang disusun bersama, mengaduk-aduk corak sambil bekerja, menjahit serupa memakainya. Normalitas baru membutuhkan moralitas baru. Sebagaimana kewajaran baru memerlukan tata-ajar dan ajaran baru, ” tutup Taufik.

Related Post