10 Saran untuk Anda yang Terakhir Saja Bercerai

10 Saran untuk Anda yang Terakhir Saja Bercerai

Perceraian adalah masalah yang sangat serius, baik secara emosional maupun finansial. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Perceraian adalah perkara yang sangat serius, baik dengan emosional maupun finansial. Mengingat parak telah dipikirkan secara matang,   begitu perceraian disahkan pengadilan, Anda mestinya lega. Memang, sulit dibayangkan mengingat banyak hal baru mencegat, selain status janda tentunya. Merisaukan? Tidak perlu. Nina Malkin, setia buku An Unlikely Cat Lady: Feral Adventures in the Blackyard Jungle memberikan beberapa saran untuk Anda yang baru bercerai.

1. Kerjakan hal yang benar.

Jangan ragu untuk merayakannya. Buatlah semacam perayaan sehingga keputusan resmi bercerai menjadi sesuatu yang bermakna. “Setiap karakter yang memilih jalan ini (bercerai) butuh dukungan dan sambutan lantaran sahabat dan kerabat sehingga semoga berdamai dengan masa lalu beserta mulai membangun masa depan dengan positif, ” ujar Cindy, awak Boston yang juga baru bercerai. Menurut Cindy, perayaan yang lengkap arti, akan memperkuat orang dengan bersangkutan sekaligus menyembuhkan luka ganjil. Perayaannya tentu tak harus mema dana besar, namun bisa mewakili perasaan, budaya, nilai-nilai, dan tradisi Anda.

2. Umumkan independensi Anda 

Sherri tanpa segan melahirkan statusnya sebagai wanita yang sendiri dengan caranya sendiri. “Saya ingin berterima kasih kepada sahabat dan keluarga yang mendukung saya selama proses cerai bertahun-tahun, ” ucapnya. Sherri membuat kartu ucapan terima kasih yang di bagian depannya berisi lirik lagu Time for Me to Fly-nya Reo Speedwagon, serta menambahkan catatan pribadi di dalamnya. “Banyak masukan dari teman-teman serta keluarga. Mereka bilang, itu jalan kreatif untuk mengingat apa dengan telah saya alami dan mengingatkan bahwa saya memasuki jenjang dengan baru. ”

3. “Bersihkan” rumah 

Budaya Indian di Amerika pokok membakar sejumput sage kering buat membersihkan rumah secara spiritual. Yang lain mungkin punya ritual berbeda namun memiliki makna yang sama. Nyalakan sage, mulai dari depan vila menuju semua ruangan sambil berlaku berlawanan dengan arah jarum jam, terutama dekat pintu, jendela, dan sudut. Setelah asap bersih, berarti Anda telah membersihkan rumah — dan “menyingkirkan” mantan pasangan.  

4. Temukan “pendamping” yang perdana

Bukan bicara soal memperbaiki ikatan, tapi hubungan yang benar-benar segar, memuaskan, dan tanpa syarat. Gari Julius menemukannya dalam sosok hewan piaraan tak lama setelah dia bercerai. “Tanpa anak, saya kemaluan sesuatu dalam rumah yang mampu saya sebut sebagai keluarga, wujud yang membuat saya senang serta bahagia bisa kembali ke sendi, ” katanya. Kini ia kerap menyarankan hal yang sama pada klien-kliennya.

5. “Bebaskan” diri Kamu

Kalau Anda terbebas dari mantan pasangan yang tak membolehkan Kamu melakukan apa pun, sesekali bertindaklah sebebas mungkin, apa saja yang sangat ingin Anda lakukan, termasuk mentato tubuh atau menindik hidung.  

6. Nikmati kesendirian

“Di hari perceraian saya disahkan, aku pergi ke konser musik, seorang diri. Sesuatu yang belum pernah hamba lakukan sebelumnya, ” aku Corin. Ia bilang butuh sesuatu sebagai awal untuk kembali menemukan segalanya yang membahagiakan, sekaligus menemukan “saya” yang baru. Terinspirasi? Anda boleh-boleh saja memilih sesuatu yang lain, misalnya kelas selancar, karaoke atau berlayar dengan kapal pesiar, barang apa saja.

7. Buat perayaan

Apakah mantan pasangan membawa serta kurang barang? Well, bukan hanya mempelai baru atau calon bayi yang akan lahir saja yang mampu mendapat kado barang-barang semacam handuk, peralatan makan, buku-buku atau CD lho. Buat saja pesta yang memungkinkan Anda menggantinya dengan kurang kado istimewa dari sahabat-sahabat Kamu. “Ini bisa menjadi semacam perhelatan yang menandai perubahan status ijab kabul dan fokus pada menyenangkan diri sendiri, ” saran Gari yang bekerja sebagai life-coach. Tapi jika merasa hal ini tidak cepat, coba saja yang lain. Kumpulkan teman-teman dan mintalah mereka membawa kado-kado lucu untuk ditukar dengan yang lain. Semua orang senang, serta Anda bisa menikmati kebersamaan dengan tak terlupakan.

8. Burulah apa yang Anda impikan

Berlatihlah buat bisa mengikuti lomba, maraton misalnya, dari skala kecil saja misalnya 5 atau 10 km. Bila itu diselenggarakan untuk amal, sangka saja menjadi bonus bagi Anda. Tapi intinya, lakukan untuk muncul sendiri. “Seringkali sebagian orang merasa bercerai seakan menunjukkan kegagalan, ” cetus Shelly Rachanow, penulis kunci If Women Ran the World, Sh*t Woul Get Done . “Lari 5 km atau maraton menjadi cara unggul untuk melecut harga diri & perasaan puas lantaran menyelesaikan tantangan tersebut dengan baik. ”

9. Jalan-jalan

  Cari sahabat dengan dengan senang hati akan menemani Anda dalam perjalanan mengesankan. Walaupun sudah berkeluarga, bukan berarti dia tak bisa menikmati libur ‘kan? Apalagi menemani sahabat. “Perjalanan tanah akan membantu Anda mengingatkan, betapa menyenangkannya hidup, ” kata Shelly

10. Renovasi ruang pribadi

Kamu mungkin tak punya dana untuk mengubah seluruh rumah, tapi boleh-boleh saja mengubah interior yang tidak Anda sukai. Pertahankan perabotan atau cat yang baru saja menyembunyikan dinding, tapi seprai yang terakhir atau sarung baru untuk bantal-bantal kursi, rasanya tidak salah. Ini akan membuat penampilan kamar terbaring Anda kembali baru, sebagai lengah satu tempat pribadi Anda.

11. Cari gairah baru

Atau temui kembali sahabat lama Anda yang telah pindah kota. Atau selesaikan novel yang tebal. Intinya, melangsungkan aktivitas yang mungkin saja dibenci mantan pasangan Anda atau pekerjaan yang belum sempat Anda kerjakan saat menikah. Temukan gairah baru dan jalani hidup Anda sepenuhnya. Selamat mencoba! J ati/msn

Rekomendasi

Related Post